Aekkanopan (harianSIB.com) Menjelang bulan Ramadan 1446 H, Masjid Al-Hidayah, di
Dusun IV PT KISS,
Desa Damulikebun,
Kecamatan Kualuh Selatan,
Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura), diresmikan, Minggu (16/2/2025).
Peresmiannya ditandai dengan pengguntingan pita yang ditempatkan di pintu masuk masjid oleh tokoh masyarakat Sumatera Utara (Sumut), H Awaluddin Pane.
Selain pengguntingan pita, peresmian masjid yang dibangun dengan biaya sekira satu miliar rupiah lebih itu, juga ditandai dengan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim, duafa dan mualaf.
Tokoh masyarakat Sumut yang juga merupakan perinfaq pembangunan masjid tersebut, H Awaluddin Pane, dalam sambutannya, bersyukur, pembangunan masjid itu berjalan lancar.
Dijelaskan, beberapa bulan lalu, informasi pembangunan masjid itu diterimanya dan setelah mendapatkan informasi itu, diniatkan untuk membantu pembangunannya dan menargetkan, masjid itu bisa dipergunakan untuk melaksanakan salat tarawih.
"Alhamdulillah, pelaksanaan pembangunan berjalan lancar dan Insya Allah, bulan Ramadan 1446 H, salat tarawih, sudah bisa dilaksanakan di Masjid Al-Hidayah tersebut, " katanya.
Sementara itu, Bupati Labura, Hendri Yanto Sitorus, melalui Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat, H Marwansyah, dalam sambutannya, mengucapkan selamat atas peresmian Masjid Al-Hidayah.
Terima kasih kepada masyarakat yang telah berinfak, para donatur yang telah berkontribusi untuk pembangunan Masjid Al-Hidayah tersebut dan diimbaunya, pihak badan kenaziran masjid serta masyarakat untuk memakmurkan masjid tersebut.
Sebelumnya, mewakili panitia pembangunan masjid, Edi Sucipto, menjelaskan, sebelum diresmikan, dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunannya di September 2022 lalu.
"Alhamdulillah, dengan perhatian masyarakat dan para perinfaq, termasuk atensi H Awaluddin Pane, H Sogi, pembangunan masjid berukuran sekira 10 x 12 meter itu, hampir rampung pembangunannya," katanya.
Saat ini, katanya lagi, kondisi pembangunannya sudah mencapai sekira 80 % dan total biaya yang diperlukan untuk pembangunan masjid itu sampai rampung sekira Rp 1,5 miliar.(*)