Simalungun
(harianSIB.com)Masyarakat bersama aparatur Pemerintah Desa (
Pemdes) bergotong-royong membenahi ruas jalan utama menuju Desa
Siatasan, Kecamatan Dolokpanribuan, Kabupaten Simalungun, Sabtu (15/03/2025).
Gotong-royong tersebut sebagai bentuk kepedulian bersama menyikapi kondisi jalan yang terancam putus akibat tergerus longsor, belum lama ini.
Di lokasi, masyarakat terlihat cukup antusias membentuk tembok penahan tanah (TPT), dengan menyusun karung berisi tanah di tepi ruas jalan tersebut.
Pangulu (Kepala Desa) Siatasan, Pardamean Sinaga didampingi mantan Pangulu Siatasan, Mangaranap Simarmata mengatakan, pembuatan tembok penahan tanah untuk mengantipasi terjadinya longsor lanjutan yang lebih parah.
"Pemerintah desa dan masyarakat bergotong-royong membuat tembok penahan tanah dari karung berisi tanah serta menimbun ruas jalan yang longsor," tuturnya.
Menurut Pardamean, separuh ruas jalan tersebut amblas sepanjang 20 meter dan kedalaman 7 meter.
"Setengah badan jalan longsor karena tergerus air hujan beberapa minggu yang lalu," urainya.
Pembuatan TPT dinilai untuk sementara sebelum dibangun secara permanen dan sebagai upaya mengantisipasi dampak yang lebih parah.
"Pemerintah Desa Siatasan telah melaporkan kejadian tersebut ke Pemerintah Kabupaten Simalungun dan membuat permohonan ke instansi terkait agar secepatnya membangun TPT jalan. Semoga permohonan itu bisa direalisasikan tahun ini," harapnya. (**)