Simalungun
(harianSIB.com)Pemerintah Kabupaten Simalungun bersama
TNI dan
Polri melakukan pembersihan pasca banjir bandang di
Kota Wisata Parapat, Senin (17/03/2025).
Sejumlah alat berat dan mobil pemadam kebakaran (damkar) juga diturunkan untuk menyingkirkan material batu, kayu beserta lumpur yang terbawa arus air hingga ke pemukiman penduduk.
Banjir bandang itu terjadi, Minggu (16/03/2025), sekira pukul 16.00 WIB, di saat hujan lebat.
Plt Camat Girsang Sipanganbolon, Viktor Sijabat mengatakan, pihaknya masih terus melakukan pendataan terhadap dampak banjir tersebut.
"Kurang lebih 200 unit rumah warga ikut terdampak banjir bandang. Selain itu, beberapa fasilitas umum, seperti RSUD Parapat dan perhotelan juga terdampak," kata Viktor.
Menurutnya, banjir bandang kali ini untuk yang kedua kalinya terjadi di Parapat. Pada tahun 2021 lalu, Kota Wisata Parapat sudah pernah dilanda banjir bandang.
Penyebab bajir, katanya, akibat air meluap dari Sungai Batugaga. Bahkan, aliran air sungai tersumbat, sehingga air meluap hingga ke kawasan Kota Parapat.
Sementara itu, kondisi arus lalu lintas kembali mulai lancar di Parapat setelah dilakukan pembersihan. Petugas TNI, Polri dan Pemkab Simalungun masih berupaya untuk membantu membersihkan rumah-rumah warga yang terdampak banjir. (*)