Tanjungbalai (harianSIB.com)Dalam sepekan terakhir, peristiwa kebakaran rumah kembali terjadi di
Kota Tanjungbalai. Setelah kebakaran 4 unit rumah pada Kamis (15/5) lalu, kali ini 10 unit rumah yang berlokasi di Jalan Bacang Gang Langsat Kampung Jawa Kelurahan
Sirantau Kecamatan Datuk Bandar Tanjungbalai, hangus terbakar pada Minggu (18/5/2025) sekira Pukul 02.30 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun kerugian yang dialami para korban ditaksir mencapai Rp 500 juta. Penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik yang terjadi di salah satu rumah warga.
Salah seorang saksi, Nanang, menceritakan bahwa dia melihat api di bagian depan atap rumah kontrakan yang ditempati oleh Wak Isal, kemudian saksi memanggil dan membangunkan para penghuni rumah lainnya untuk mengevakuasi dan menyelamatkan barang-barang.
Selanjutnya ia meminta tolong kepada warga setempat untuk menghubungi pemadam kebakaran. Kobaran api berhasil di padamkan setelah 3 unit Damkar Pemko Tanjungbalai tiba di lokasi dibantu masyarakat.
Keterangan dihimpun Jurnalis SIB News Network (SNN), rumah yang terbakar merupakan rumah kontrakan berderet (kopel) dengan bangunan semi permanen dan juga rumah panggung.
Kondisinya saat ini sudah hampir rata dengan tanah dan menyisakan puing puing bangunan. Para korban yang rumahnya terbakar diketahui bernama, Mbak Dewi, Wak Isal, Mak Iros, Zulham, Andi, Candra Poprina Manik, Gumri, Muhammad Juan, Wak Inam Kusuk dan Purnamawati.
Lurah Sirantau, Jhon Erwin Damanik SPd, MM yang turun meninjau lokasi kebakaran mengatakan turut berdukacita atas musibah kebakaran tersebut.
"Para korban kebakaran untuk sementara mengungsi di Mesjid Nurul Husnah. Semoga warga yang tertimpa musibah diberikan kesabaran dan ketabahan. Amin," ucapnya.
Sementara itu, di lokasi kejadian saat ini sudah terpasang garis polisi, dan terlihat para korban mengais sisa-sisa kebakaran dan puing puing bangunan rumah. (**)