Sidikalang
(harianSIB.com)Warga
Kelurahan Kuta Gambir Kecamatan Sidikalang keluhkan galian tanah dan timbunan pekerjaan penanaman pipa distribusi di wilayah pelayanan Kuta Gambir.
Jordi Adreas Manullang, Senin (19/5/2025) di Sidikalang mengatakan, pekerjaan penanaman pipa itu sudah selesai sekitar satu minggu lalu. Namun, yang buat miris adalah bekas galian tanah tidak bagus diratakan. Tanah bekas galian dibiarkan begitu saja di pinggir jalan.
Dampaknya, tanah bekas galian berserak di jalan sehingga pada musim penghujan badan jalan menjadi becek dan musim kemarau mengakibatkan debu.
"Kami sebagai pengguna jalan terganggu akibat tanah bekas galian itu berserak. Tidak ada pembersihan dari pihak pekerja proyek tersebut," ungkapnya.
Apa lagi kondisi jalan menuju Kuta Gambir kondisinya rusak parah badan jalan berlubang. Tanah berserak dampak galian itu semakin memperparah kondisi jalan. Badan jalan berlumpur.
Kita berharap, siapapun yang mengerjakan penanaman pipa itu, tanah bekas galian harusnya dibersihkan, agar warga dan pengguna jalan tidak terganggu.(**)