Kutacane
(harianSIB.com)Bupati Aceh Tenggara (
Agara),
HM Salim Fakhry SE MM, mengeluarkan pernyataan resmi setelah meninjau langsung lokasi kejadian (TKP) tragedi
pembunuhan sadis di
Desa Uning Sigugur,
Kecamatan Babul Rahmah, Senin (16/6/2025) sore.
Didampingi Dandim 0108/Agara Letkol Czi Arya Murdyantoro dan Wakapolres Kompol Yasir, Bupati Fakhry mengonfirmasi insiden tersebut dan meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang simpang siur.
"Telah terjadi peristiwa pembunuhan pada pukul 13.20 WIB. Enam orang menjadi korban, lima di antaranya meninggal dunia dan satu orang masih dirawat di RSU Sahudin Kutacane," jelas Bupati Fakhry di lokasi kejadian.
Ia mengimbau seluruh masyarakat untuk menjaga ketenangan dan meningkatkan kewaspadaan, mengingat pelaku masih dalam pengejaran.
"Kepada warga diharap tenang, jangan terprovokasi. Hati-hati karena pelaku belum tertangkap. Jangan keluarkan pernyataan yang tidak-tidak (spekulatif)," tegasnya.
Bupati Fakhry menyatakan kepercayaan penuh kepada aparat keamanan untuk segera menyelesaikan kasus ini. Ia juga menyampaikan pesan kepada pelaku yang masih buron.
"Kita doakan agar aparat keamanan kita, Kapolres dan Dandim, bisa cepat menangkap pelakunya. Kita juga berharap agar pelaku segera menyerahkan diri," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga korban.
Berdasarkan data yang dihimpun, pelaku pembacokan adalah P (25). Korban meninggal dunia diidentifikasi sebagai Aura (15), Fazzri (4), Evi (16), Nayan (50), dan Hidayat (27). Sementara satu korban luka berat, Mattiah (45), masih dalam perawatan intensif.(**)