Toba
(harianSIB.com)Peringatan ke - 118 tahun gugurnya Pahlawan Nasional asal Tanah Batak
Raja Sisingamangaraja XII diperingati dengan sederhana yang ditandai dengan upacara ziarah nasional, Selasa (17/6/2025).
Bertindak sebagai inspektur upacara yang berlangsung di Soposurung Balige adalah Kapolres Toba AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga.
Hadir upacara ziarah nasional diantaranya Wakil Bupati Audi Murphy O Sitorus, Ketua DPRD Toba Franshendrik Tambunan, Dandim 0210 TU Letkol Kav Ronald Tampubolon, Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Augus Sitorus, keluarga keturunan Raja Sisingamangaraja XII.
Mahasiswa UNITA Silangit Siborongborong didampingi Hotlin Siregar PR III foto bersama dengan Bupati Toba Effendi SP Napitupulu dan Wabup Toba Audi Murphy O Sitorus, Selasa (17/6/2025). (Foto SNN/Eduwart MT Sinaga)Upacara ini juga dihadiri mahasiswa dari Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (UNITA) Siborongborong, Aparatur Sipil Negara (ASN) baik eselon II dan III di Lingkungan Pemkab Toba, siswa SMA Negeri 2 Soposurung Balige, pelajar SMP, Kompi Senapan A125 Simbisa Onan Sampang Balige, anggota kepolisian dari Polres Toba dan Golongan Siraja Batak Malim Marsada, serta organisasi kepemudaan yang ada di Toba.Upacara ziarah nasional ini ditandai dengan peletakan krans bunga ke makam Pahlawan Nasional
Raja Sisingamangaraja XII oleh inspektur upacara serta diikuti dengan penaburan bunga oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Wakil Bupati Toba Audi Murphy O Sitorus,.Kapolres Toba AKBP VJ Parapaga, Dandim 0210 TU Letkol Kav Ronald Tampubolon, Ketua DPRD Franshendrik Tambunan melakukan tabur bunga, Selasa (17/6/2025). (Foto SNN/dok)Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa (Kesbang) Kabupaten Toba Freddi A Panjaitan pada kesempatan tersebut membacakan sejarah singkat perlawanan
Raja Sisingamangaraja XII melawan penjajah Belanda hingga. akhirnya gugur pada 17 Juni 1907 di Dairi tepatnya perbukitan Sibulbulon Desa Sionom Hudon.Sejak dinobatkan sebagai raja di usia 22 tahun,
Raja Sisingamangaraja XII melakukan perlawanan melalui perang melawan Kolonial Belanda selama 30 tahun.
Pada 9 Nopember 1961, Perintah Republik Indonesia menetapkan Raja Sisingamangaraja XII menjadi Pahlawan Nasional melalui SK.Presiden RI No 590/1961.
Usai pelaksanaan upacara ziarah nasional, Golongan Siraja Batak Malim Marsada kemudian menggelar acara keagamaan untuk memperingati gugurnya Raja Sisingamangaraja XII serta pemutaran film dokumenter pahlawan asal Tanah Batak tersebut. (**)