Tanjungbalai
(harianSIB.com)Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tanjungbalai Asahan (Lapas TBA), menjalin kerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) sekaligus penandatanganan
Nota Kesepahaman (
MoU) tentang program penyuluhan keagamaan dan pembinaan rohani bagi warga binaan. Kegiatan diselenggarakan di Kantor Kemenag Kota Tanjungbalai, Kamis (10/7/2025).
Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan Kalapas TBA Irhamuddin, bersama Kepala Kantor Kemenag Tanjungbalai, Dr H Ahmad Sofian, yang dihadiri Kasi Binadik Rudi Icuana Sembiring bersama jajaran struktural Lapas, serta para pejabat di lingkungan Kemenag.
Dalam kesempatan itu, Kalapas Irhamuddin menyampaikan bahwa kerja sama itu menjadi langkah konkret dalam menciptakan suasana pembinaan yang lebih holistik dan menyentuh sisi spiritual warga binaan.
"Kami percaya bahwa pembinaan kerohanian sangat penting dalam proses pembinaan narapidana. Dengan menggandeng Kemenag, kami berharap program ini akan membawa dampak positif dan menjadi bekal moral bagi warga binaan setelah mereka kembali ke masyarakat," ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Kantor Kemenag Tanjungbalai, Dr H Ahmad Sofian, menegaskan komitmennya dalam mendukung program pembinaan keagamaan di Lapas TBA.
"Ini adalah bagian dari tugas kami sebagai pelayan umat. Kami siap mendampingi Lapas dalam menyampaikan nilai-nilai keagamaan melalui penyuluhan dan kegiatan keagamaan rutin yang akan dirancang bersama," kata Kakan Kemenag Ahmad Sofian.
Sementara itu, Kasi Binadik Rudi Icuana Sembiring menambahkan bahwa, kerja sama itu akan difokuskan pada peningkatan kapasitas spiritual dan moral warga binaan secara berkelanjutan.
"Kami menyusun agenda yang sistematis bersama Kemenag. Nantinya akan ada penyuluh tetap, kajian rutin dan pelatihan-pelatihan keagamaan yang membentuk karakter positif warga binaan," jelasnya.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama antara jajaran Lapas Tanjungbalai Asahan dan Kemenag Tanjungbalai sebagai simbol sinergi dan kolaborasi dalam misi pembinaan. (**)