Garoga
(harianSIB.com)Kegiatan bertajuk FPGMKG JUARA MERDEKA, ajang
kompetisi akbar pelajar se-Kecamatan Garoga tahun 2025, sukses digelar di Gedung SMP Negeri 1 Garoga, Rabu (13/8/2025).
Acara ini dibuka secara resmi oleh Camat Garoga, Hendrik Simanjuntak, mewakili Bupati Taput Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, didampingi Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Garoga, Jhon Marthanto Hutasoit.
Kompetisi yang diinisiasi mahasiswa dan pemuda Forum Persatuan Generasi Muda Kecamatan Garoga (FPGMKG) Medan ini diikuti pelajar SD dan SMP se-Kecamatan Garoga secara gratis, dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI tingkat kecamatan. Para peserta memperebutkan trofi dan piagam penghargaan Bupati Taput.
Camat Garoga Hendrik Simanjuntak membuka pelaksanaan FPGMKG JUARA MERDEKA, di Gedung SMP Negeri 1 Garoga, Rabu (13/8/2025). (Foto: harianSIB.com/Dok)Bupati Taput melalui Camat Hendrik berpesan agar seluruh pemangku kepentingan bersatu padu memajukan sektor pendidikan. Salah satunya melalui lomba bidang studi tingkat SD dan lomba cerdas cermat tingkat SMP yang digelar FPGMKG.
"Kegiatan ini sangat positif untuk memotivasi siswa sekaligus mengukur kualitas pembelajaran. Harapan kami, kompetisi ini bisa menjadi agenda rutin," ujar Hendrik, sebagaimana siaran pers yang diterima harianSIB.com, Kamis (14/8/2025).
Korwil Pendidikan Garoga, Jhon Marthanto Hutasoit, menyatakan kesiapannya bersinergi dengan semua pihak demi kemajuan pendidikan di wilayahnya. Ia berharap FPGMKG JUARA MERDEKA dapat digelar setiap tahun, agar peserta didik semakin termotivasi meraih prestasi.
Pembina FPGMKG, Benny Pasaribu, mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak yang memungkinkan terselenggaranya ajang ini.
"Terlepas dari kekurangan dan kelebihan, ini adalah wujud nyata kepedulian kita bersama terhadap pendidikan," ujarnya.
Ketua Umum BPH FPGMKG, Kalep Bennihin Pasaribu, mengungkapkan sebelum kompetisi berlangsung, pihaknya telah mengadakan program "FPGMKG Mengajar: Berbagi Ilmu dan Motivasi" di empat SD di Kecamatan Garoga sepanjang Juli 2025. Menurutnya, kegiatan ini lahir dari kepedulian bersama untuk mengorkestrasi peran seluruh stakeholder dalam memajukan pendidikan.