Tanjungbalai
(harianSIB.com)Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina, meninjau langsung pelaksanaan pasar murah yang dilaksanakan di Kelurahan Selat Tanjung Medan, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Selasa (26/8/2025).
Kegiatan ini digelar atas kerja sama Pemko Tanjungbalai melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagper) dengan Bulog Divre Kisaran dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Kota Tanjungbalai.
Turut hadir pada kegiatan tersebut Asisten Ekbang drh Muslim, Kadis Perdagangan dan Perindustrian Yustina Clara, Perwakilan Perum Bulog Divre Kisaran, Camat Datuk Bandar Timur Indra Adiguna, Lurah dan kepala lingkungan se Kecamatan Datuk Bandar Timur serta masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Muhammad Fadly menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan kegiatan itu, sebab menurutnya, pasar murah dapat menjadi salah satu solusi konkret dalam membantu masyarakat, khususnya di tengah fluktuasi harga bahan pokok.
"Kegiatan pasar murah ini dilaksanakan untuk memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan sembako dengan harga yang lebih terjangkau dari harga dipasaran," ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan Wakil Wali Kota, kegiatan itu juga merupakan sebuah langkah konkret dan solusi dalam menstabilkan harga kebutuhan bahan pokok serta mengendalikan inflasi.
"Seperti halnya bulan Agustus ini, bahan pangan beras dan beberapa komoditi lainnya mengalami kenaikan. Dalam kegiatan pasar murah ini, Pemko Tanjungbalai menyediakan 3 jenis komoditi yang dijual kepada masyarakat yakni beras jenis SPHP, Gula dan Minyak goreng jenis Minyak Kita," papar Muhammad Fadly.
"Tentu pelaksanaan pasar murah ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sembako, apalagi saat ini harga komoditi secara nasional mengalami kenaikan," ungkapnya.
Berdasarkan data dan informasi dari Disdagper dan Perum Bulog, pasar murah yang digelar saat ini dengan menjual beras SPHP dengan harga Rp 58.000 per 5Kg dan minyak goreng Kita dengan harga Rp 15.000 per liter serta Gula Rp 16.000 per Kg.
Editor
: Wilfred Manullang