Nias
(harianSIB.com)Kantor
Camat Somolo Molo di
Kabupaten Nias diduga sering dalam keadaan sepi tanpa aktivitas pegawai yang signifikan pada jam dinas. Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat yang menilai pelayanan publik menjadi terhambat.
Ketua DPRD Nias, Sabayuti Gulo, mengungkapkan pihaknya telah menerima banyak keluhan warga terkait hal tersebut. "Beberapa kali masyarakat menyampaikan informasi soal camat dan staf yang sering terlambat melakukan pelayanan, baru tiba di kantor jam sembilan atau jam sepuluh," ujarnya saat ditemui di kediamannya, Kamis (28/8/2025).
Menurut Sabayuti, laporan serupa sudah berlangsung sejak camat yang sekarang menjabat. Ia berjanji akan menindaklanjuti persoalan ini secara serius. "Jika benar ada kelalaian, tentu harus ada tindakan tegas dari pejabat pembina kepegawaian," tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) dalam menjalankan tugas. "Kehadiran dan kinerja mereka sangat mempengaruhi pelayanan publik. Jangan sampai kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah menurun karena masalah seperti ini," tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Camat Somolo Molo, Abadi Halawa, membenarkan bahwa pagi hari itu ia dan pegawai datang terlambat. "Iya benar pagi ini kami terlambat masuk kantor karena ada yang harus diselesaikan di dinas kabupaten dan ada juga yang saya tugaskan mempersiapkan beberapa hal. Satu orang izin," jelasnya melalui pesan WhatsApp.
Abadi menambahkan, jumlah ASN di Kantor Camat Somolo Molo hanya enam orang, termasuk dirinya, ditambah satu orang CPNS. "Hal ini yang membuat seakan-akan kantor camat sepi. Tapi kami pastikan pelayanan di kantor camat Somolo Molo tidak terkendala," pungkasnya. (**)