Tapteng
(harianSIB.com)Tumpukan material proyek drainase tampak berjejer di Jalan Matseh Gelar Kesayangan, tepatnya di belakang Kims Kopi Pandan, Tapanuli Tengah, Sumut.
Pantauan jurnalis harianSIB.com pada Sabtu (30/8/2025), tak hanya pekerja, tampak satu alat berat Beko bergerak mengangkut material sisa pengerukan drainase.
Sementara itu, material proyek seperti pasir, batu, adukan semen manual, dibiarkan begitu saja menutup sebagian bahu jalan sehingga membuat jalur kendaraan menyempit.
Padahal, jalan tersebut merupakan jalan peralihan yang kerap dilalui pelajar, pekerja maupun pengendara umum lainnya.
L. Tumanggor, salah satu dari pengendara yang melintas, mengeluhkan kondisi tersebut. Dia mengatakan, tidak hanya mengganggu, tumpukan material seperti pasir dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan pengendara.
"Kalau tidak waspada, pasir berserakan di badan jalan seperti ini kan bisa membuat pengendara jatuh ," ucapnya.
Selain itu, kata pria berusia 51 tahun tersebut, tidak adanya plang rambu-rambu K3 yang tidak dipasang, seakan menyiratkan pihak kontraktor mengabaikan faktor Keselamatan, Kesehatan, Kerja.
Tumanggor berharap, sebaiknya pembangunan drainase yang dikerjakan, juga memperhatikan hak dan keselamatan pengguna jalan. (**)