Aekkanopan
(harianSIB.com)Massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan masyarakat Labuhan Batu Utara (Labura) demo atau berunjuk rasa di Kantor DPRD Labuhan Batu Utara (Labura), Rabu (3/9/2025).
Di kantor rakyat itu, aksi yang koordinatornya Rendi menyampaikan sejumlah tuntutan dan tuntutannya di antaranya, meminta Presiden Prabowo mencopot Kapolri dan Kapolda Sumatera Utara, meminta mengusut tuntas atas kematian Afan Kurniawan.
Meminta Ketua DPRD Labura, menyatakan sikap dan menolak kenaikan gaji atau tunjangan anggota DPR dan membatalkan fasilitas baru termasuk pensiunan.
Meminta semua anggota DPRD Labura, mengambil langkah-langkah tegas dalam penolakan tunjangan DPR dan mendukung pengesahan RUU Perampas Aset.
Lalu, menuntut kenaikan guru dan dosen, meminta kejelasan transparansi terkait 17 tahun pemekaran Labura dalam pengelolaan dan pembangunan di Labura.
Setelah beberapa waktu berunjuk rasa, Ketua DPRD Labura, Rimba Bertuah Sitorus dan sejumlah anggota DPRD, menemui pendemo dan Rimba manyatakan akan merespon atau menyahuti tuntutan pengunjuk rasa.
Tidak lama setelah itu, massa pengunjuk rasa membubarkan diri dengan tertib.(**)