Tapteng(harianSIB.com)
Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, mengungkapkan, pentingnya penyajian data statistik yang akurat menjelang Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, hal itu akan menjadi catatan untuk mengukur dan tolak ukur dari kinerja pemerintah.
Bupati mengatakan, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), kawasan pantai barat adalah daerah penyuplai kemiskinan di Sumatera Utara. Oleh sebab itu, Masinton mengajak BPS untuk menyuarakan kondisi tersebut agar orientasi pembangunan secara proporsional dapat dilakukan percepatan pembangunan di kawasan Pantai Barat.
"Saya mengajak BPS Tapanuli Tengah untuk berkoordinasi dalam menjalankan program kerjanya sehingga data yang disajikan berkualitas untuk pembangunan berkelanjutan di kawasan pantai barat," ujar bupati Tapteng dalam siaran persnya, Sabtu (27/9/2025).
Dia mengharapkan, seluruh desa di Tapteng dapat berbasis data statistik yang berkualitas dan menyampaikannya secara transparan dan akurat.
Baca Juga: Fakultas Ekonomi dan Teknik UNITA Paparkan Penelitian Pengaruh Live Streaming Terhadap Lifestyle Kepala
BPS, Akhirul Miswar ME Nasution, mengungkapkan, angka kemiskinan Tapteng berdasarkan hasil Susenas (Survei Sosial
Ekonomi Nasional) Maret 2025 sebesar 11,03% . Angka ini turun jika dibandingkan dengan kondisi Maret 2024 (11,80%).
Dijelaskannya, data tahun 2025, pendapatan per kapita sebesar Rp. 546.223 per bulan mengalami kenaikan dari sebelumnya di tahun 2024 di angka Rp. 527.227 per kapita per bulan.
Editor
: Wilfred Manullang