Simalungun(harianSIB.com)
Sekelompok masyarakat mengatasnamakan Aliansi Peduli Teh Simalungun (APTESI) melakukan aksi bakar ban di depan Kantor Bupati Simalungun, Kamis (2/10/2025) petang, sebagai bentuk penolakan terhadap konversi teh di Sidamanik.
Selain bakar ban, kelompok pengunjuk rasa juga membentangkan sejumlah poster dan melakukan orasi secara bergantian.
Aksi itu mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Baca Juga: PGN Raih 4 Penghargaan CSR & PDB Awards 2025 Massa menilai
PTPN IV Regional II melakukan konversi tanaman teh menjadi kelapa sawit akan membawa dampak negatif, seperti merusak dan menghilangkan keanekaragaman hayati, menyebabkan penurunan kualitas dan kuantitas air bersih serta mengakibatkan erosi kerusakan tanah.
Selain itu, dampak konversi akan mempercepat laju perubahan iklim, merusak pertanian, menyebabkan banjir serta berkurangnya lapangan pekerjaan.