Gunungsitoli ((harianSIB.com)
Warga Desa Lasara Sowu, Kecamatan Gunungsitoli Utara, geram atas aksi pembuangan bangkai babi di bawah Jembatan Bogae. Perbuatan itu menimbulkan bau busuk menyengat dan dikhawatirkan mencemari lingkungan serta membahayakan kesehatan masyarakat.
Tokoh masyarakat setempat, Otomosi Ziliwu, menilai tindakan tersebut sangat merugikan warga sekitar. "Pembuangan bangkai sembarangan di jembatan Lasara Sowu sangat berbahaya. Ini bisa mencemari air dan membahayakan kesehatan masyarakat," ujarnya kepada SIB News Network (SNN), Selasa (7/10/2025).
Ia menambahkan, selain merusak lingkungan, aksi itu juga bisa melanggar hukum tentang pengelolaan limbah. Otomosi mengajak warga lebih peduli terhadap kebersihan dan segera melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan. "Kami minta pihak berwenang segera bertindak dan memberi sanksi tegas kepada pelaku," tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Gunungsitoli, Ignasius Harefa, menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian. "Silakan tanya ke Dinas Pertanian," ujarnya singkat saat dihubungi via telepon.
Baca Juga: 18.000 Ton Beras Berusia di Atas 6 Bulan Menumpuk di Gudang Bulog Sumut Sementara itu, Kepala
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota
Gunungsitoli, Dermawan Zagoto, mengonfirmasi bahwa pihaknya sudah turun ke lokasi dan kini menunggu hasil uji laboratorium.
"Kami mengecam tindakan ini. Selain mencemari lingkungan, bangkai babi bisa menimbulkan penyakit. Masyarakat yang merasa dirugikan kami dorong untuk membuat laporan resmi," ujarnya.