Tapteng(harianSIB.com)
Bakhtiar Ahmad Sibarani membeberkan realisasi pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di masa kepemimpinannya.
Mantan bupati Tapanuli Tengah periode 2017-2022 itu menjelaskan, bahwa pinjaman PEN merupakan program dari pemerintah pusat berupa pemberian pinjaman kepada pemerintah daerah yang bertujuan untuk mempercepat pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi covid-19.
Pinjaman PEN ini diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 2020 dan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) no 105/PMK.07/2020 Tahun 2020 berikut perubahannya.
"Pinjaman ini disalurkan oleh pemerintah pusat melalui lembaga Keuangan dibawah naungan Kementerian Keuangan RI yaitu PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI," jelas Bakhtiar melalui siaran pers, Kamis (16/10/2025).
Baca Juga: Tanjungbalai Luncurkan Program “AI Power City”, Dorong Transformasi Pemerintahan Berbasis Kecerdasan Buatan Lebih jauh disampaikan, saat itu, Pemkab Tapanuli Tengah menerima PEN sebesar Rp69.243.515.000 dan seluruhnya dimanfaatkan untuk peningkatan kualitas infrastruktur jalan yang bertujuan mempercepat aksesibilitas dan distribusi hasil bumi, pertanian, perkebunan dan barang masyarakat lebih efektif dan efisien.
Bakhtiar menyampaikan, pinjaman PEN digunakan untuk membiayai peningkatan jalan ruas Pasar Mamis - SP II Kecamatan Sirandorung sepanjang 1.684 m dengan kontrak senilai Rp3.961.540.000.
Editor
: Robert Banjarnahor