Tapteng(harianSIB.com)
Remaja perempuan inisial AJA (14), korban dugaan Tindak Pidana Perdangangan Orang (TPPO) yang sempat mengaku pesimis dijemput oleh keluarganya itu telah dijemput oleh abang dari ayahnya (uwaknya).
"Sudah dijemput oleh abang dari ayahnya (uwaknya) pada Kamis 16 Oktober 2025 sekira pukul 13.00 WIB," ungkap Kepala Bidang Rehabilitasi dan Pembinaan Dinas Sosial Tapanuli Tengah, Y. Waruwu kepada jurnalis harianSIB.com, Jumat (17/10/2025).
Menurut Y. Waruwu, pihaknya sempat mempertanyakan mengapa AJA tidak dijemput oleh ayahnya MH, namun laki-laki yang mengaku sebagai uwaknya AJA mengatakan bahwa mereka tidak mengetahui dimana keberadaan MH hingga saat ini.
Sebelumnya, saat diwawancarai oleh harianSIB.com, Rabu (15/10/2025) lalu, AJA mengaku mendapatkan teror dari pemilik warung remang-remang Dafa Music Laung yang terletak di Desa Sijungkang, Kecamatan Andam Dewi, Tapanuli Tengah.
Baca Juga: Bupati Tapteng Terima Kunjungan Yayasan Konservasi Indonesia Menurutnya, sejak teror itu, ayahnya yang sebelumnya menginap di rumah singgah Dinsos Tapteng itu tiba-tiba menghilang usai membuat laporan ke Polres Tapteng atas dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang pada Senin (14/10/2025). (**)
Editor
: Robert Banjarnahor