Nias(harianSIB.com)
Ketua Projo Nias, Darwis Zendrato, meminta Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution menepati janji politiknya untuk sesekali berkantor di Kepulauan Nias. Ia berharap hal itu dilakukan secara terjadwal agar gubernur dapat melihat langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan tersebut.
"Kehadiran gubernur langsung di lapangan penting untuk melihat kondisi terkini, menggali potensi daerah, dan mendengar aspirasi masyarakat yang selama ini membutuhkan perhatian khusus," kata Darwis Zendrato saat dihubungi SIB News Network (SNN) melalui telepon seluler, Rabu (29/10/2025).
Darwis menilai, jika Gubernur Bobby Nasution berkantor di Nias setidaknya satu minggu dalam periode tertentu, hal itu akan menunjukkan keseriusan dan kecintaan terhadap masyarakat di kepulauan yang masih tertinggal dalam pembangunan.
Selain itu, ia menyoroti proyek pembangunan enam ruas jalan provinsi dan satu unit Jembatan Noyo yang tengah dikerjakan di Nias. Darwis berharap hasil pembangunan tersebut berkualitas, berstandar tinggi, dan mampu bertahan lama. "Kami ingin pembangunan ini menjadi hadiah terindah sekaligus karya nyata Gubernur Bobby Nasution bagi masyarakat Kepulauan Nias," ujarnya.
Baca Juga: Tensi Panas Jelang Ringdom Fight: Pungu Sitinjak Siap Hadapi Muhammad Bernanda Rebut Sabuk Gubernur Sumut Sebagai Koordinator Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan (AMP)
Nias, Darwis juga menilai kinerja Dinas
PUPR Sumut dan UPTD PUPR Gunungsitoli masih lemah, terutama dalam aspek perencanaan dan pengawasan proyek. Ia meminta Gubernur
Bobby Nasution turun langsung ke lapangan pada November 2025 untuk memantau pembangunan infrastruktur.
"Kami berharap Gubernur turun langsung, berkantor, dan memastikan pembangunan jalan serta jembatan berjalan sesuai standar," tegasnya.