Sibolga(harianSIB.com)
Meninggalnya seorang pemuda, AT, warga Tapteng, akibat dikeroyok oleh 5 orang pelaku, menorehkan luka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.
Pemuda dikabarkan merupakan anak yatim piatu, lelah dalam kesakitannya, dan akhirnya menghembuskan nafas terakhir meski telah mendapat penanganan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Sibolga.
Tante korban, Ridha Chan, mengaku, keluarganya sangat terpukul dan kehilangan atas meninggalnya AT. Oleh sebab itu, pihaknya meminta agar kepolisian resor Sibolga segera menangkap para pelaku terlibat atas penganiayaan yang menyebabkan keponakannya meregang nyawa.
"Kami memohon kepada kapolres Sibolga perihal keponakan kami yang telah dikeroyok. Tolong diusut ini, pak," kata Ridha sembari berurai airmata di RSUD Sibolga, Sabtu (1/11/2025).
Baca Juga: Seorang Pemuda Asal Tapteng Meninggal Dunia Usai Dikeroyok Perempuan berhijab ini menyebutkan, tindakan yang dilakukan pelaku sangat keji dan tidak berperikemanusiaan.
"Kami menuntut keadilan untuk almarhum anak kami dan itu akan menjadi pelajaran bagi pelaku," pungkas Ridha. (**)
Editor
: Robert Banjarnahor