Nias(harianSIB.com)
Warga Desa Somi, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias, mengeluhkan kabel milik Telkomsel yang menjulur hingga menyentuh tanah di depan rumah mereka. Kondisi ini sudah berlangsung lebih dari setahun dan kerap membahayakan pengguna jalan.
Kepala Desa Somi, Poltak Mendrofa, saat diwawancarai Jurnalis SIB News Network (SNN), Senin (3/11/2025), di lokasi kejadian mengatakan pihaknya sering menerima keluhan warga. Kabel yang menjuntai rendah itu tak hanya mengganggu, tapi juga membahayakan keselamatan.
"Sudah lebih setahun kabel Telkomsel ini dibiarkan menyentuh tanah. Warga sering mengeluh karena barang bawaan mereka tersangkut saat lewat mobil, bahkan ada kendaraan yang jatuh gara-gara tersangkut kabel," ujar Poltak.
Lebih ironis lagi, kata Poltak, insiden berbahaya juga pernah terjadi pada malam hari ketika seorang warga tersangkut kabel tersebut saat melintas.
Baca Juga: Digitalisme 4G LTE di Sumut, Telkomsel Masuk ke Desa-desa Blank Spot di Karo "Pernah warga kami tersangkut lehernya waktu lewat malam-malam. Ini sangat berbahaya. Yang jadi pertanyaan, kenapa kabel ini dibiarkan begitu saja?" tambahnya.
Menurut Poltak, kabel tersebut tampak dipasang seadanya, bahkan diikat pada tiang listrik hanya dengan seutas tali nilon. Ia menilai hal ini menunjukkan kurangnya pengawasan dari pihak terkait.
Editor
: Wilfred Manullang