Gunungsitoli (harianSIB.com)
Polemik dugaan penyampaian informasi yang tidak akurat oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Gunungsitoli, Dermawan Zagoto, kian melebar. Hal ini mencuat setelah pernyataan keras anggota DPRD Kota Gunungsitoli dari Partai Gerindra, Kurniaman Zega, dalam rapat paripurna beberapa hari lalu terkait pengadaan bibit babi di Afia.
Setelah tudingan tersebut menjadi perhatian publik, berbagai pihak mulai mempertanyakan transparansi serta kesiapan Pemerintah Kota Gunungsitoli dalam menjalankan program pemeliharaan bibit babi yang direncanakan untuk tahun anggaran 2025.
Aktivis antikorupsi Kepulauan Nias, Rumusan Laia, saat diwawancarai, Senin (17/11/2025), mengatakan, dirinya telah mengikuti pernyataan Kurniaman Zega yang menegaskan DPRD kini menunggu penjelasan resmi dari Dinas Pertanian mengenai ketidaksesuaian informasi terkait distribusi bibit babi kepada warga di Afia.
"Dinas Pertanian menyampaikan bibit babi sudah berada di Afia, tetapi fakta lapangan menunjukkan sebaliknya. Tentu ini masalah serius," ujar Rumusan.
Baca Juga: Anggota DPRD Gunung Sitoli Soroti Info Keliru Kadis Pertanian soal Bibit Babi Ia menambahkan, bukan hanya warga yang merasa dibohongi, tetapi DPRD pun menilai telah menerima data yang tidak sesuai.
Warga calon penerima program juga semakin cemas karena hingga kini belum ada kejelasan kapan bantuan bibit babi tersebut benar-benar akan disalurkan.