Taput(harianSIB.com)
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) dan Tapanuli Tengah (Tapteng) menyepakati pembukaan konektivitas antar wilayah untuk mengatasi kemiskinan di wilayah terisolir sekaligus mendukung pengembangan komoditas kemenyan yang menjadi isu strategis nasional.
Bupati Taput Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat mengatakan, kemenyan saat ini telah menjadi isu strategis nasional yang turut diperjuangkan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN).
"Kawasan Hullang yang berada di perbatasan Taput, Tapteng dan Humbang Hasundutan (Humbahas) memiliki potensi besar untuk pengembangan kemenyan," kata Jonius, dalam rapat kerja bersama Bappelitbangda Provinsi Sumatera Utara di Medan, Senin (24/11/2025.
Menurut dia, tantangan utama yang dihadapi adalah mulai teralihkannya lahan kemenyan menjadi perkebunan sawit serta akses distribusi komoditas yang masih terbatas.
Baca Juga: Ratusan Warga Sibuluan Mengungsi Akibat Banjir Rapat kerja yang dihadiri Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, Wakil Bupati Tapteng, serta unsur pimpinan
Bappelitbangda provinsi dan kabupaten tersebut membahas usulan Badan Kerja Sama Pembangunan Sumatera Utara (BKPSU) mengenai pembukaan
jalan terisolir.
Kepala Bappelitbangda Provinsi Sumatera Utara dalam rapat tersebut menjelaskan, dua pendekatan utama yang menjadi fokus pembangunan daerah terisolir, yakni pengembangan infrastruktur terpadu dalam kawasan terintegrasi dan peningkatan konektivitas antar wilayah sebagai proyek strategis daerah.