Simalungun(harianSIB.com)
Aksi unjuk rasa oleh Forum Organisasi Masyarakat Sipil untuk Kepedulian Simalungun nyaris memicu bentrokan dengan sekelompok warga yang menolak aksi tersebut di kompleks Kantor Bupati Simalungun, Rabu (26/11/2025).
Mobil truk trado yang ditumpangi para pengunjuk rasa sempat dihadang massa tandingan di depan Simalungun City Hotel, bertepatan dengan berlangsungnya acara syukuran penganugerahan Tuan Rondahaim Saragih Garingging sebagai Pahlawan Nasional.
Situasi sempat memanas dan menjadi perhatian warga yang hadir di lokasi. Puluhan petugas Satpol PP dan kepolisian berjaga untuk mengantisipasi bentrokan. Akhirnya, para pengunjuk rasa membatalkan aksi di kompleks kantor bupati dan melanjutkan demonstrasi ke Kantor DPRD Simalungun.
Koordinator aksi, Juni Pardomuan Saragih, menyesalkan sikap massa tandingan yang dinilai menghalangi kebebasan menyampaikan pendapat di depan umum.
Baca Juga: Fraksi Partai Demokrat DPRD Simalungun Rekomendasikan Bupati Ganti Kadis PUTR "Kami melaporkan adanya tindakan penghalangan kebebasan berpendapat, termasuk penghempasan menggunakan bambu terhadap rekan-rekan kami. Bahkan mobil trado kami dilempari batu dan alat peraga dirusak," ujar Juni saat melapor ke
Polres Simalungun.
Dalam orasinya, Juni menyampaikan sejumlah tuntutan, termasuk mendesak DPRD Simalungun membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menindaklanjuti dugaan maraknya jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Simalungun.(**)