Tebingtinggi (harianSIB.com)
Hujan deras sejak Rabu (26/11/2025) sore hingga Kamis (27/11/2025) siang membuat sejumlah wilayah di Kota Tebingtinggi dilanda banjir. Air sungai Padang, Bahilang, dan Sungai Sibarau meluap hingga menggenangi permukiman warga. Ribuan rumah terendam air.
Pantauan harianSIB.com di Kelurahan Sri Padang, Kecamatan Rambutan, banjir tampak merendam rumah-rumah warga dengan ketinggian mencapai sekitar 70 cm. Air telah masuk ke dalam rumah. Banyak warga memilih tetap bertahan sambil mengevakuasi barang berharga.
Kepala Lingkungan I Kelurahan Sri Padang, Erwan Tanjung, menyebut banjir mulai terjadi sekira pukul 06.00 WIB. Menurutnya, tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir menyebabkan tingginya debit air sungai. "Banjir semakin buruk karena tanggul penahan Sungai Padang di Kelurahan Bandar Utama jebol pada pukul 09.00 WIB," katanya kepada wartawan.
Kepala Pelaksana BPBD Pemko Tebingtinggi Chairun Nasrin Nasution menjelaskan, berdasarkan data BPBD, banjir merendam 18 kelurahan di 5 kecamatan. "Jumlah warga terdampak sebanyak 2.738 KK atau 5.908 jiwa, dan 1.999 rumah terendam air dengan ketinggian bervariasi," ujarnya.
Baca Juga: Kota Sibolga Dilanda Banjir dan Tanah Longsor, Ratusan Rumah penduduk Terendam Banjir Chairun mengatakan pihaknya telah melakukan evakuasi warga ke tempat yang aman dan mendirikan posko penampungan sementara. "Hingga sore hari, korban jiwa nihil. Kami mengimbau warga untuk tetap waspada," tambahnya.
Selain merendam permukiman, banjir juga menggenangi sejumlah ruas jalan utama di Kota Tebingtinggi seperti Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Rao, Jalan Thamrin, Jalan Mutiara, dan Jalan Bandar Kajum. Sejumlah pusat pertokoan di inti kota turut terdampak. (**)