Sibolga(harianSIB.com)
Warga korban bencana banjir dan longsor di wilayah Kota Sibolga mulai menggunakan kayu bakar untuk kebutuhan memasak makanan di rumah akibat persediaan gas elpiji habis dan tidak ada lagi dijual di pasaran.
Pantauan wartawan harianSIB.com, di sejumlah ruas jalan seperti di Jalan Pasar Belakang Sibolga, Senin (1/12/2025) memperlihatkan warga sudah menggunakan kayu bakar untuk memasak.
"Tidak ada lagi gas untuk masak bang , jadi pakai kayu bakar itu pun susah juga di cari," kata warga.
Sepekan terakhir setelah terjadi bencana ini, kondisi warga di Kota Sibolga mulai parah mengingat jalur transportasi dan jalan darat yang putus total sehingga melumpuhkan distribusi barang- barang kebutuhan termasuk gas.
Baca Juga: PT Socfindo Aek Pamienke Salurkan Donasi untuk Korban Bencana Banjir dan Longsor Sumut dan Aceh Kota Sibolga saat ini bisa dikatakan sudah terisolasi melalui jalan darat, persediaan barang yang ada saat ini dipastikan sudah habis setelah sepekan pasca bencana.
Setelah sebelumnya jaringan internet putus, antrian beli BBM membludak dan listrik padam, kini kebutuhan gas tidak ada. (*)
Editor
: Wilfred Manullang