Sergai(harianSIB.com)
Ribuan rumah warga di Kecamatan Tanjungberingin, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), kembali terendam banjir akibat tingginya curah hujan dan air kiriman dari hulu Sungai Bedagai, Senin (1/12/2025). Ketinggian air di sejumlah titik mencapai 60 hingga 120 sentimeter, membuat aktivitas warga terganggu dan sebagian akses jalan terputus.
Sedikitnya 7 dari 8 desa di Tanjungberingin terdampak banjir. Kondisi terparah terjadi di Desa Pekan Tanjungberingin, terutama di Dusun 1 hingga 8 dengan ketinggian air mencapai 75-120 cm.
Warga Dusun 5 Desa Pekan Tanjungberingin, Baharuddin Ingah (69), menyebut banjir kali ini menjadi yang terbesar dalam lima tahun terakhir. Ia mengatakan wilayah tersebut sudah empat kali dilanda banjir sejak 2021, termasuk banjir besar pada 2022 dan terulang kembali pada Oktober dan Desember 2025.
"Dulu banjir besar terjadi sekitar 20 tahun sekali. Tapi sekarang sudah dua kali tahun ini," ujarnya.
Baca Juga: 5 Hari Pasca Banjir, SMKN 8 Medan Masih Beres-beres Selain rumah warga,
banjir juga merendam fasilitas ibadah.
Mushola Ubudiyah di Dusun 6 ikut tergenang hingga tidak dapat difungsikan. Baharuddin menyebut, rencana renovasi mushola sempat dibatalkan akibat adanya penolakan.
"Sampai sekarang bangunan tidak bisa dipakai. Air pasang saja sudah masuk ke dalam," katanya.