Madina(harianSIB.com)
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya sikap empati dari perbankan terhadap pelaku UMKM yang menjadi korban bencana di Sumatera. Penegasan ini disampaikan saat kunjungan kerja ke Mandailing Natal (Madina).
"Saya meyakini, ini tidak bisa diatasi pemerintah daerah saja. Jadi kita kedepankan empati, khusus untuk perbankan. Yang kedua optimalkan penyaluran CSR bagi korban bencana," ujar Maman dalam dialog dengan pelaku usaha, perbankan, dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Sopo Godang, Pendopo Rumah Dinas Bupati Madina, Desa Parbangunan, Panyabungan, Kamis (4/12/2025).
Maman menjelaskan, bahwa pihaknya saat ini fokus pada pemetaan UMKM terdampak bencana di tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dia menilai dampak bencana terhadap pelaku UMKM akan berkepanjangan.
Dalam waktu dekat, Kementerian UMKM akan menggelar rapat dengan 44 bank penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR), terutama perbankan di daerah bencana.
Baca Juga: Kejaksaan Salurkan Bantuan di Mandailing Natal, Bagi Warga dan Pegawai Terdampak Bencana "Khususnya yang menyalurkan di tiga provinsi, berapa banyak dan bagaimana langkah-langkah yang harus dilakukan," ungkap Maman.
Menteri UMKM menekankan agar perbankan tidak memaksakan penagihan kepada pelaku UMKM yang benar-benar terdampak bencana.
Editor
: Wilfred Manullang