Tapteng(harianSIB.com)
Hamparan puing rumah, batang-batang kayu berdiameter besar, berserakan, dan lumpur yang menutup jalanan, telah menjadi pemandangan di sejumlah titik bencana di Tapanuli Tengah, Kamis dan Jumat (4-5/12/2025).
Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Drs Rapidin Simbolon MM, menilai kerusakan yang dia lihat langsung terlalu besar untuk ditangani daerah semata.
Rapidin yang juga anggota Komisi XIII DPR RI pun, mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk menetapkan status bencana nasional bagi Sibolga–Tapteng dan wilayah terdampak lainnya di Sumatera.
"Kawasan ini luluh lantak. Ini baru satu kecamatan. Belum lagi Taput, Tapsel, Humbahas, Medan, Langkat, bahkan Aceh dan Sumbar," ujar Rapidin usai meninjau lokasi bencana dan membawa bantuan.
Baca Juga: Menteri Pangan dan Menkop UKM Kunjungi Pengungsi Tapteng, Serahkan 500 Paket Bantuan Dalam kunjungan itu, Rapidin sedang bersiap menyerahkan 7 ton sembako beras, minyak goreng, dan mi instan kepada para pengungsi. Dia didampingi Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDIP Sumut, Sutrisno Pangaribuan.
Menurut Rapidin, penetapan status bencana nasional akan mempercepat mobilisasi sumber daya, perbaikan infrastruktur, hingga pembangunan kembali rumah warga.
Editor
: Robert Banjarnahor