Sidikalang (harianSIB.com)
Diperkirakan aksi unjuk rasa yang tergabung dari beberapa perkumpulan, akan mendatangi Kantor Bupati Dairi, kantor DPRD Dairi dan Polres Dairi, besok Rabu (10/12/2025) di kota Sidikalang.
Ribuan warga yang melakukan aski unjuk rasa (unras) itu diperkirakan untuk meminta pembebasan 11 orang yang ditahan di Polres Dairi dan mendesak penutupan PT Gunung Raya Utama Timber Industries (GRUTI) dan aktivitas konsesi yang berlangsung di lahan konsesi PT GRUTI.
Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan MIK didampingi Waka Polres Dairi Kompol Diarma Munthe SH beserta jajaran perwira dan personel Polres Dairi yang memimpin apel kesiapsiagaan Selasa (9/12/2025) untuk menghadapi potensi aksi unjuk rasa Rabu (10/12/2025) menyampaikan, dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi aksi unjuk rasa, apel tersebut merupakan latihan pengendalian massa (Dalmas).
"Kita haru siap hadapi aksi unjuk rasa secara humanis dan profesional. Kedepankan dan utamakan profesionalisme dan pengendalian diri. Lakukan tindakan dengan cara-cara humanis, tidak arogan, serta selalu menjaga keselamatan masyarakat," pintanya.
Baca Juga: Tersangka Penyerangan Mako Polres Dairi Diamankan Pantauan Jurnalis SNN di Mako
Polres Dairi, latihan
Dalmas melibatkan tim Negosiator, Peleton Pam Objek,
Dalmas awal,
Dalmas lanjut, hingga
Dalmas inti.
Personel dilatih menghadapi berbagai skenario, mulai dari pengamanan aksi damai hingga penanganan massa yang bersikap anarkis, dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.
Editor
: Wilfred Manullang