Kutacane(harianSIB.com)
Polres Aceh Tenggara terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak banjir. Selain melakukan evakuasi warga terjebak banjir, mengevakuasi korban meninggal, bergotongroyong membersihkan lingkungan, serta menyalurkan bantuan ke desa-desa terisolasi, kini kepolisian setempat mengambil langkah lanjutan dengan menyediakan jaringan internet Starlink bagi warga yang terputus komunikasi.
Salah satu wilayah yang mendapatkan fasilitas tersebut adalah Desa Rumah Bundar, yang sebelumnya terisolasi total akibat banjir dan longsor. Pemasangan jaringan Starlink dilakukan pada Selasa (9/12/2025, untuk memastikan warga bisa kembali berkomunikasi dengan keluarga, memberi kabar kondisi mereka, serta meminta bantuan bila diperlukan.
Langkah ini bukan yang pertama. Polres Aceh Tenggara sebelumnya juga telah memasang jaringan serupa di beberapa desa lain yang mengalami isolasi, guna memastikan akses komunikasi tetap berjalan di tengah situasi darurat.
Warga Desa Rumah Bundar menyambut bantuan ini dengan haru. Banyak dari mereka yang sebelumnya tidak dapat menghubungi keluarga selama berhari-hari akhirnya bisa memberi kabar keselamatan.
Baca Juga: PT Rapala Salurkan 1.543 Paket Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang "Terima kasih kepada Polres Aceh Tenggara. Kami akhirnya bisa menghubungi keluarga dan memberi tahu kondisi kami. Tidak ada lagi rasa cemas," ujar Sukri, salah satu warga.
Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, melalui Kasi Humas AKP J. Silalahi, menjelaskan, pemasangan jaringan internet ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memastikan masyarakat tetap aman dan terhubung selama masa krisis.