Sidikalang(harianSIB.com)
Penyaluran Bahan Bakar Mesin jenis Pertalite dan Biosolar, terhitung Januari hingga Nopember tahun 2025, masih minus di Kabupaten Dairi.
Sesuai data penyaluran Bahan Bakar Mesin (BBM) di 4 lokasi Satuan Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kabupaten Dairi sampai 30 Nopember 2025 tersalur sebanyak 18.274 KL Pertalite dari kuota 24.416 KL (75 %) dan 11.236 KL Biosolar dari kuota 13.199 KL (85 %).
Hal ini disampaikan Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Setdakab Dairi, Lipinus Sembiring ST MSi kepada harianSIB.com Kamis (11/12/2025) di Sidikalang.
Disampaikannya, dengan sisa alokasi Pertalite sebesar 6.142 KL dan Biosolar sebesar 1.963 KL, maka pada tahun ini Kabupaten Dairi tidak memerlukan tambahan alokasi.
Baca Juga: Pasca Banjir, Garoga Taput Terapkan Sistem Jatah BBM 2 Liter per Orang "Hanya dengan merealisasikan seluruh kuota yang tersisa bulan Desember 2025, dipastikan ketersediaan BBM sangat mencukupi. Berdasarkan informasi data penyaluran eksisting bulanan belum sesuai dengan penyaluran normal bulanan, sehingga dapat diambil kesimpulan kelangkaan dan panjangnya antrian yang rutin terjadi di Kabupaten Dairi sepanjang tahun karena volume penyaluran yang belum ideal," sebut Lipinus.
Ditambahkannya, Pemerintah Kabupaten Dairi berharap agar pertamina berkomitmen menyalurkan kuota sesuai SK BPH Migas yang menjadi kebutuhan daerah, sehingga gangguan ketersediaan BBM yang selalu terjadi dapat diminimalisir.
Editor
: Wilfred Manullang