Pematangsiantar(harianSIB.com)
Pengerjaan proyek rehabilitasi saluran irigasi persawahan di Kelurahan Tong Marimbun, Kota Pematangsiantar, menuai sorotan.
Proyek tersebut diduga dikerjakan asal jadi karena proses pengerjaannya tidak disertai penutupan aliran air saat pemasangan material.
Pantauan di lokasi menunjukkan, aliran air irigasi tetap dibiarkan mengalir tanpa penahan atau penutup di bagian bawah saluran. Akibatnya, sebagian material bangunan yang dipasang ambruk dan terseret arus air.
Baca Juga: Residivis Kembali Diciduk di Pematangsiantar, Polisi Amankan Sabu Sejumlah pekerja proyek yang ditemui di lokasi, Sabtu (13/12/2025), mengaku hanya menjalankan pekerjaan tanpa mengetahui teknis perencanaan. Mereka menyebut derasnya aliran air menjadi penyebab ambruknya material yang sudah terpasang.
"Kami hanya mengerjakan saja. Air memang tetap mengalir, tadi agak deras, jadi sebagian material ambruk," ujar seorang pekerja.