Tanjungbalai(harianSIB.com)
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly, menyebutkan bahwa bidan memiliki peran strategis dalam menuntaskan sejumlah persoalan utama di bidang kesehatan seperti, stunting, gizi buruk dan mengurangi angka kematian ibu dan bayi, serta menyukseskan program keluarga berencana.
Hal itu disampaikan Muhammad Fadly saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) VII Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Tanjungbalai tahun 2025, yang berlangsung di Grand Singgie Hotel, Sabtu (13/12/2025).
Muhammad Fadly menyebutkan beberapa hal yang menjadi perhatian pengurus IBI, para bidan dan tenaga medis, serta paramedis Kota Tanjungbalai yakni, pada pelayanan kesehatan. Sebab menurutnya, masih banyak keluhan masyarakat terhadap kualitas pelayanan kesehatan di Tanjungbalai.
Baca Juga: Jalan Gang Tergenang, Warga Sirantau Nikmati Proyek Gagal Dinas Perkim Tanjungbalai "Oleh karena itu, kami meminta para bidan, terutama bidan kelurahan, Puskesmas, Bidan Praktek Mandiri dan rumah sakit, untuk bersama-sama bekerja serius menuntaskan sejumlah persoalan utama kesehatan, diantaranya stunting, gizi buruk serta mengurangi angka kematian ibu dan bayi, dan menyukseskan program keluarga berencana," kata Muhammad Fadly.
Lebih lanjut dikatakan bahwa, keluhan-keluhan tersebut semestinya menjadi semangat untuk berintrospeksi, seraya berbenah diri menjadi lebih baik sesuai sumpah dan janji profesi. Ia berpendapat agar para tenaga kesehatan juga melakukan patroli atau pemantauan kondisi kesehatan masyarakat secara intensif dan berksinambungan.