Kutacane(harianSIB.com)
Kalaksa BPBD Mohd Asbi ST MM mengatakan, berdasarkan hitungan sementara, total kerugian yang ditimbulkan bencana banjir di Aceh Tenggara, diperkirakan mencapai Rp.549 miliar.
Informasi tersebut, disampaikan Mohd Asbi kepada harianSIB.com, Rabu (17/12/2025). Dikatakannya, perkiraan kerugian sementara tersebut mencakup sektor perumahan, infrastruktur, sektor ekonomi produktif dan sektor sosial.
Akibat banjir yang terjadi pada Rabu dan Kamis (26-27/11/2025) lalu itu, menyebabkan sebanyak 124 desa di 16 kecamatan terkena dampak bencana.
Tercatat sebanyak 403 unit rumah mengalami rusak berat termasuk yang hanyut, 393 unit rumah mengalami rusak sedang dan 1.398 unit rumah yang mengalami rusak ringan. Sekitar 14.613 jiwa atau 4.491 KK terdampak.
Baca Juga: Bupati Nisel Tinjau Pembangunan Empat Jembatan di Susua, Tekankan Kualitas Fisik Sementara untuk jumlah pengungsi ada 1.726 jiwa atau 468 KK yang tersebar di 23 titik lokasi.
"Tujuh titik berada di tenda pengungsian, masjid, musalla dan balai desa, selebihnya di rumah warga dan keluarga terdekat," pungkas Asbi (**).