Tarutung(harianSIB.com)
Isu dugaan penebangan pohon besar-besaran di Desa Rura Julu Dolok, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), kembali mencuat. Namun, hasil monitoring lapangan Pemerintah Kabupaten Taput pada Rabu (17/12/2025) tidak menemukan aktivitas penebangan pohon di lokasi yang ramai diberitakan tersebut.
Monitoring dilakukan tim Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Taput yang dipimpin Kepala Bidang Penataan, Cardo Simanjuntak, bersama Kepala Desa Rura Julu Dolok, Cristopel Simanungkalit. Dari hasil pemantauan, tim hanya menjumpai aktivitas pengolahan kayu dari pohon-pohon tumbang yang dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan bahan bangunan rumah.
Sebelumnya, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) XII menyebutkan bahwa aktivitas pemanfaatan kayu di kawasan tersebut masih dalam proses pengurusan dokumen SIPUHH (Sistem Informasi Penatausahaan Hasil Hutan) di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Hingga kini, proses perizinan itu belum rampung, sementara informasi dugaan penebangan masif terus beredar di berbagai media.
Kegiatan monitoring berlangsung di tengah cuaca hujan, dengan kondisi akses jalan desa yang di beberapa titik terdampak longsoran. Tim tetap melakukan pengecekan langsung ke lokasi-lokasi yang sebelumnya dilaporkan.
Baca Juga: Pemerhati Lingkungan Minta Bareskrim Selidiki Banjir Tapanuli Secara Menyeluruh Terkait status perizinan lingkungan, harianSIB.com telah berupaya menghubungi Cardo Simanjuntak untuk memperoleh keterangan resmi mengenai jumlah SPPL (Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan) yang telah diterbitkan Dinas LH Taput. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Dinas LH Taput. (**)