Tapteng (harianSIB.com)
Duka dan lelah para korban banjir bandang dan longsor di Tapanuli Tengah belum mereda. Ribuan warga masih berjibaku dalam keadaan yang sulit untuk bertahan hidup.
Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu hadir di tengah kebimbangan masyarakatnya. Langkahnya tegas mengunjungi langsung posko ke posko pengungsi, menguatkan serta memberi penghiburan kepada korban.
Kali ini, Masinton meninjau Posko Pengungsian Terpadu Desa Kebun Pisang, Kecamatan Badiri, Tapteng, Jumat (19/12/2025). Di sana, dia mulai mengecek persiapan tenda-tenda pengungsi, air, dapur umum, toilet darurat dan penerangan yang dipersiapkan oleh camat hingga aparatur desa setempat harus berfungsi.
Di lokasi telah didirikan 124 tenda Pemkab Tapteng kolaborasi dengan Charitas Indonesia, nantinya akan ditempati oleh pengungsi yang berasal dari Desa Aek Bontar, Pagaran Honas, Kebun Pisang dan sekitarnya.
Baca Juga: Peringati HBN ke-77 di Nias, Presiden Ajak Rakyat Teguhkan Semangat Bela Negara Kehadiran Masinton menegaskan peran negara hadir untuk warga pengungsi dan penanganan masyarakat terdampak banjir. Pemerintah harus dilakukan dengan cepat, tepat, dan manusiawi, tanpa mengabaikan kebutuhan dasar warga.
"Pemkab Tapteng tidak akan tinggal diam. Saya minta camat dan seluruh aparat desa benar-benar membantu masyarakat. Jangan biarkan warga berjuang sendiri," tegas Masinton.