Labuhanbatu(harianSIB.com)
Wilayah Kabupaten Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan (Labusel), dan Labuhanbatu Utara (Labura) diprediksi berpotensi mengalami bencana tanah longsor pada Januari 2026. Potensi ini seiring dengan tingginya intensitas curah hujan yang melanda sebagian besar wilayah Sumatera Utara.
Berdasarkan prakiraan dari BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Deliserdang yang dirilis pada akhir 2025 dan dikutip, Senin (5/1/2026), 3 kecamatan di Kabupaten Labuhanbatu masuk dalam kategori potensi longsor bahaya tinggi. Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Bilah Barat, Rantau Selatan dan Rantau Utara.
Sementara itu, di Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Kecamatan Sungai Kanan menjadi wilayah yang perlu mendapat perhatian serius karena memiliki potensi bahaya tanah longsor. Kondisi geografis dan curah hujan yang tinggi dinilai menjadi faktor utama meningkatnya risiko bencana.
Baca Juga: Polres Simalungun Ciptakan Rasa Aman di Tempat Pariwisata Saat Libur Tahun Baru Kabupaten
Labuhanbatu Utara juga berpotensi longsor yang mengintai 4 kecamatan, yakni NA IX-X, Aeknatas, Kualuh Selatan dan Kualuh Hulu. Wilayah-wilayah ini tercatat memiliki potensi longsor dengan kategori menengah hingga tinggi selama Januari 2026.
BMKG juga mencatat beberapa kecamatan di kawasan tersebut masuk dalam kategori potensi longsor rendah, seperti Kecamatan Sungai Kanan di Labusel serta Kecamatan NA IX-X, Aeknatas dan Kualuh Selatan di Labura.