Humbahas(harianSIB.com)
Warga mengeluhkan layanan air bersih, pasca banjir bandang dan longsor yang terjadi di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), tepatnya di Kecamatan Onan Ganjang dan Pakkat yang terjadi pada akhir Bulan Nopember 2025.
Kepala UPT SPAM Humbahas, Nansen D. R. Manalu, SE, Rabu (7/1/2026) mengatakan, kerusakan jaringan perpipaan air bersih terjadi di beberapa titik akibat terjadinya longsor dan banjir bandang.
Nansen menjelaskan, ada tiga SPAM yang mengalami kerusakan, SPAM IKK Onan Ganjang yang meliputi Desa Parnapa dan Onan Ganjang dengan jumlah pelanggan 1.820 jiwa, yang dibangun BPPW Sumut dan Satker Air Minum mengalami kerusakan pipa transmisi akibat tertimbun longsor, patah dan hanyut sebanyak 8 batang pipa GIP 6". Sedangkan Intake (Bangunan Pengambil Air Baku) mengalami kerusakan parah (total loss) sehingga tidak berfungsi dan pipa transmisi yang rusak sekitar 98 batang pipa GIP 6".
SPAM IKK Pakkat yang meliputi Pakkat, Desa Sijarango, Lumban Tonga-Tonga dan Desa Hauagong yang melayani pelanggan 4.800 jiwa dengan sumber air baku dari sungai Aek Sirahar yang dibangun BPPW Wil Sumut, pipa transmisi yang patah dan hanyut terbawa arus sungai sebanyak 27 batang pipa GIP 8", Pipa GIP 6" sebanyak 24 batang. Intake mengalami kerusakan akibat penumpukan sedimen dan material pasca banjir serta pipa transmisi mengalami penyumbatan di beberapa titik.
Baca Juga: Sihar Sihite Ketuk Hati Klien, Bangun Fasilitas Air Bersih di Sipange "Kita sudah komunikasi dengan BPPW, BWS dan juga Direktorat Jenderal Cipta Karya KemenPU karena
SPAM IKK Onan Ganjang dan Pakkat merupakan bangunan dari kementerian dan kami berharap Kementerian terkait segera melakukan perbaikan," kata Nansen.
"Untuk saat ini, kami sudah menerima arahan dari pusat untuk pelaksanaan perbaikan SPAM di kabupaten terdampak, dalam waktu dekat akan turun ke lokasi untuk menindaklanjuti kegiatan," jawaban dari Bu Kristina yang merupakan Staf Pelaksana Cipta Karya Wilayah I Sumut pada Bulan Nopember 2025 lalu.
Editor
: Robert Banjarnahor