Tapteng(harianSIB.com)
Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Tapteng Mariati Simanullang membantah soal tudingan makanan basi yang disajikan ke pengungsi di Gedung Serbaguna Pandan.
Ia menegaskan bahwa kabar itu tidak benar. Dikatakan, pihaknya berusaha memberikan pelayanan maksimal kepada para pengungsi. Tentu saja dengan penyajian makanan secara baik dan higienis.
Menurut Kadinsos, mereka memastikan pengolahan bahan makanan yang dikonsumsi pengungsi dipastikan layak dikonsumsi dan sehat.
"Kami memasak tiga kali dalam sehari. Rumor tentang makanan basi sama sekali tidak benar dan dapat menimbulkan kekhawatiran yang tidak perlu di kalangan pengungsi," jelas Mariati kepada wartawan di Aula Cendrawasih Pandan, Senin (12/1/2026).
Baca Juga: RSJ Prof Dr M Ildrem Prioritaskan Trauma Healing Pasca Bencana di Awal 2026 Sementara itu, Basyri Nasution, Kepala BPKPAD Tapteng sekaligus Kepala Logistik
Bencana Alam juga memaparkan update terkini kondisi pengungsi di Gedung Serbaguna Pandan.
Kini, pemerintah sedang mengkaji status transisi darurat ke pemulihan bencana alam banjir bandang dan tanah longsor selama 90 hari terhitung mulai 31 Desember 2025 sampai dengan 30 Maret 2026.
Editor
: Wilfred Manullang