Nias(harianSIB.com)
Kepala SMA Negeri 1 Gido, Kabupaten Nias, Sumatera Utara, Bualaatulo Zebua, angkat bicara terkait 11 siswa yang disebut belum terdata dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Ia menegaskan tidak ada satu pun siswa yang diterlantarkan oleh pihak sekolah.
Bualaatulo mengatakan, seluruh siswa tersebut tetap diterima di SMA Negeri 1 Gido dan sebagian sudah mengikuti proses belajar mengajar seperti siswa lainnya. Ia membantah anggapan bahwa sekolah menolak atau mengabaikan hak pendidikan para siswa.
"Tidak benar jika dikatakan siswa ditelantarkan. Mereka tetap kami terima dan sebagian sudah mengikuti kegiatan belajar di sekolah," kata Bualaatulo saat diwawancarai Jurnalis SIB News Network (SNN), Senin (19/1/2026).
Ia menjelaskan, dalam pertemuan beberapa hari lalu dengan orang tua siswa, pihak sekolah telah menyampaikan bahwa data siswa sebenarnya sudah diinput ke dalam sistem Dapodik, namun terkendala pada proses penarikan data secara teknis.
Baca Juga: Gubernur Sumut Lantik 248 Kepala Sekolah se-Sumut Menurut Bualaatulo, para orang tua juga telah memohon agar anak-anak mereka tetap dapat bersekolah di
SMA Negeri 1 Gido sambil menunggu proses administrasi diselesaikan. Permohonan tersebut langsung dipenuhi oleh pihak
sekolah.
"Kami menerima permohonan orang tua agar anak-anak mereka tetap belajar di sini, dan itu kami penuhi," ujarnya.