Tapteng(harianSIB.com)
Pendataan rumah rusak akibat bencana di Tapanuli Tengah akan dimulai. Ribuan rumah akan disurvei oleh petugas lapangan yang telah ditugaskan.
Wakil Bupati (Wabup) Tapteng Mahmud Efendi Lubis menyampaikan, dalam beberapa hari ke depan pemerintah akan fokus dalam melakukan pendataan rumah warga akibat banjir bandang dan tanah longsor pada 25 November 2025 lalu.
Ia menegaskan, tim yang ditugaskan dalam melakukan pendataan agar benar-benar sesuai rumah tingkat kerusakan seperti rusak ringan, sedang dan berat.
"Saya berharap kita harus mencegah agar tidak terjadi kesalahan dalam pendataan, datalah sesuai dengan fakta sebenarnya," kata Wabup dalam siaran persnya, Selasa (20/1/2026).
Baca Juga: Kapolres Tapteng Pimpin Sertijab Dua Kasat dan Kapolsek Mahmud menyebutkan, pendataan merupakan tanggung jawab Pemerintah Daerah sesuai petunjuk teknis atau SOP yang telah ditetapkan dengan mengikuti arahan dari
BNPB dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Republik Indonesia.
Menurut Dandim 0211 TT Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono, pendataan rumah rusak di lapangan ini akan sangat sensitif, pemerintah harus mencegah terjadinya konflik, karena anggapan persepsi masyarakat tentunya tidak memahami terkait dengan kriteria-kriteria yang sudah disampaikan dari BNPB.
Editor
: Robert Banjarnahor