Tebingtinggi(harianSIB.com)
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tebing Tinggi menyambut baik usulan dan permintaan dari Gereja Katolik St. Joseph Tebing Tinggi agar anak-anak beragama Katolik yang bersekolah di sekolah negeri maupun swasta se-Kota Tebing Tinggi mendapatkan pelajaran Pendidikan Agama Katolik dari guru yang seagama.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tebing Tinggi, Muhammad Deni Saragih, didampingi Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Karokaro, saat menerima audiensi Pastor Paroki Gereja Katolik St. Joseph Tebing Tinggi, Pastor RP Petrus Umar Sumardi, OSC, Pelaksana I DPP Esbon Sihombing, Koordinator Kerygma Nurhayati Ginting, S.Ag, serta Seksi Pendidikan Humala Siagian, S.Si.
Pastor Umar menjelaskan, tujuan audiensi ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tebing Tinggi adalah untuk menyampaikan harapan agar Pendidikan Agama Katolik dapat diterima oleh anak-anak beragama Katolik sejak jenjang TK, SD, hingga SMP, baik di sekolah negeri maupun swasta.
Selain itu, nilai rapor mata pelajaran agama juga diharapkan diberikan oleh guru yang mengajarkan Pendidikan Agama Katolik.
Baca Juga: Viral Tolak Pasien Kritis, DPRD Tebingtinggi Gelar RDP dan Desak Dirut RSKP Dicopot "Saya baru tiga bulan menjabat sebagai Pastor Paroki di St. Joseph Tebing Tinggi. Orang tua murid berharap anak-anak mereka yang bersekolah di negeri dan swasta mendapatkan nilai agama sesuai dengan agama yang dianut," ujar Pastor Umar.
Menurutnya, terdapat sedikit kekeliruan saat orang tua mendaftarkan anak ke sekolah, di mana dalam data hanya tertulis "Kristen" tanpa keterangan lengkap "Kristen Katolik". Akibatnya, anak-anak tersebut mendapatkan pelajaran Pendidikan Agama Kristen secara umum, padahal Kristen terdiri dari Kristen Protestan dan Kristen Katolik.