Nias(harianSIB.com)
Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. M. Thomsen Nias membantah tudingan pelayanan kesehatan yang dinilai lambat, menyusul viralnya keluhan seorang warga terkait meninggalnya seorang bayi pada awal Januari 2026.
Kepala Bagian Tata Usaha RSUD dr. M. Thomsen Nias, Rini K. Ndruru, SKM, menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial maupun sejumlah pemberitaan tidak sepenuhnya sesuai dengan fakta di lapangan.
Ia memastikan pihak rumah sakit telah memberikan pelayanan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).
"Pelayanan di RSUD dr. M. Thomsen Nias berjalan sesuai SOP. Setiap pasien yang datang ke IGD ditangani berdasarkan tingkat kegawatdaruratan medis melalui sistem triase, bukan berdasarkan urutan kedatangan," kata Rini saat diwawancarai di ruang kerjanya oleh Jurnalis SIB News Network (SNN), Rabu (21/1/2026).
Baca Juga: Kemnaker Imbau Masyarakat yang akan Bekerja ke LN Tempuh Jalur Sesuai Prosedur Rini menjelaskan, dalam kondisi darurat, tenaga medis akan memprioritaskan pasien dengan kondisi paling kritis.
Menurutnya, anggapan pelayanan lambat bisa muncul apabila dalam waktu bersamaan terjadi lonjakan pasien atau terdapat kasus yang memerlukan penanganan medis lebih kompleks.
Editor
: Wilfred Manullang