Tigabalata(harianSIB.com)
Badan Usaha Milik Nagori (BUMNag) Pematang Doha, Desa Diparhataran, Kecamatan Jorlanghataran, Kabupaten Simalungun yang bergerak di bidang budidaya tanaman jahe dengan luas lahan 20 rante saat ini telah panen perdana.
Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Diparhataran, Sejuk Sinaga ke jurnalis harianSIB.com di Tigabalata, Jalan Parapat, Kabupaten Simalungun, Rabu (28/1/2026).
Sejuk menyampaikan, BUMNag Pematang Doha yang bergerak di bidang budidaya tanaman jahe seluas 20 rante saat ini telah dipanen perdana setelah ditanam 7-8 bulan yang lalu.
Lanjut Sinaga, dari 20 rante tanaman jahe BUMNag desa binaannya telah dipanen perdana dan hasilnya 11 ton jahe dengan harga jual saat ini Rp 18.000 per kilogram.
Baca Juga: Kepala Seksi KSDA Wil III Kisaran Pastikan Satwa Yang Tertabrak di Parapat Jenis Macan Akar Ia menjelaskan, modal penyertaan awal untuk pengolahan lahan
BUMNag Pematang Doha seluas 20 rante, baik itu untuk pembelian bibit jahe, kompos, pengolahan lahan, pupuk kimia, obat-obatan dan tenaga kerja menelan biaya sebesar Rp 140 juta yang dialokasikan dari Dana Desa (DD) 2025 sebelumnya.
"Kita bersyukur karena tanaman jahe yang dikelola BUMNag bisa berhasil dan sangat berdampak dalam menyerap tenaga kerja serta meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD)," pungkasnya.(**)
Editor
: Robert Banjarnahor