Tapteng(harianSIB.com)
Antrean kendaraan membludak di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Tapanuli Tengah.
Pantauan harianSIB.com, Sabtu (31/1/2026), pukul 07.30 WIB, di lokasi SPBU PT Bintang Natio Pandan, antrean BBM mengular hingga ke bahu jalan.
Ratusan pengendara diperkirakan telah mengantre sejak subuh. Mereka berharap mendapatkan BBM karena jika semakin mengulur waktu antrean kendaraan akan semakin panjang.
Musmuliadi Hutagalung yang bekerja sebagai tukang becak bermotor mengaku sangat dirugikan dengan kondisi BBM yang langka tersebut. Sejak subuh, dia sudah berangkat dari Tukka bergerak ke Kota Pandan untuk mendapatkan Pertalite.
Baca Juga: Sopir Angkot Keluhkan Kelangkaan Pertalite di Tapanuli Tengah Menurut Muliadi, aktivitas kerja sebagai tukang becak sangat terganggu karena sering harus menghabiskan banyak waktu di antrean
SPBU. Waktunya yang terbuang mempengaruhi pendapatannya, belum lagi harus menutupi setoran apalagi mengingat kondisi ekonomi yang terasa sulit pascabencana.
"Kita sangat bergantung pada BBM untuk mencari nafkah. Kalau kelangkaan ini terus berlanjut, bagaimana nasib kita yang bekerja sebagai pengemudi becak dan angkutan umum lainnya?" ucapnya, di lokasi SPBU Pandan.