Tebingtinggi(harianSIB.com)
Sekretaris Daerah Kota Tebingtinggi, Erwin Suheri Damanik, memaparkan kondisi fiskal daerah serta strategi penguatan ekonomi berbasis usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta koperasi saat menerima kunjungan kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Sumatera Utara, di Ruang Mawar Lantai III Gedung Balai Kota Tebingtinggi, Senin (2/2/2026).
Kunjungan kerja Bapemperda DPRD Sumut dilakukan dalam rangka pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perlindungan dan Pengembangan Pelaku Koperasi, UMKM, serta Industri Kecil Menengah (IKM).
Dalam pemaparannya, Sekda menjelaskan, Kota Tebingtinggi memiliki keterbatasan sumber daya alam dan destinasi wisata. Kondisi tersebut menjadikan UMKM dan ekonomi kreatif sebagai tulang punggung perekonomian daerah.
"Dengan keterbatasan fiskal dan tidak adanya destinasi wisata alam, Tebingtinggi harus fokus pada pengembangan ekonomi kreatif, revitalisasi pasar, serta penciptaan event yang mampu mendatangkan perputaran ekonomi," ujar Erwin.
Baca Juga: Polres Tebingtinggi Gelar Apel Operasi Keselamatan Toba 2026 Ia menambahkan, dengan luas wilayah yang relatif kecil dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terbatas, Pemerintah Kota
Tebingtinggi terus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui optimalisasi sektor perdagangan, jasa, dan
UMKM. Sejumlah langkah strategis telah dilakukan, di antaranya revitalisasi Pasar Inpres, penguatan sentra-sentra ekonomi, serta pengembangan wisata religi dan kuliner halal di kawasan Masjid Agung.
Selain itu, Pemko Tebingtinggi juga merencanakan penyelenggaraan event berskala regional, seperti kegiatan sepeda lintas kabupaten/kota, guna menarik kunjungan dan meningkatkan konsumsi masyarakat. Pemerintah daerah juga menyiapkan penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta pembentukan badan usaha baru yang akan mengelola pasar dan aktivitas ekonomi lainnya.