Nias(harianSIB.com)
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias, Kharisman Halawa, turun langsung ke sekolah menggelar gerakan kebersihan dengan mengajak para siswa memungut sampah, Rabu (4/2/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Presiden Prabowo Subianto yang mendorong kerja bakti serta pembudayaan hidup bersih secara masif di seluruh daerah.
Instruksi tersebut sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo kepada para gubernur, bupati, dan wali kota dalam rapat koordinasi nasional, agar menggerakkan budaya hidup bersih di lingkungan masing-masing, termasuk di satuan pendidikan.
Usai kegiatan pungut sampah bersama siswa di SMP Negeri 1 Gido, Kharisman menegaskan bahwa Dinas Pendidikan Kabupaten Nias telah menginstruksikan seluruh sekolah, mulai dari tingkat SD hingga SMP, untuk melaksanakan gerakan kebersihan setiap hari di lingkungan sekolah.
"Tidak boleh ada lagi sampah di sekolah. Ini adalah harapan Bapak Presiden Prabowo Subianto. Bapak dan ibu guru harus menjadi teladan bagi anak-anak agar terbiasa hidup bersih dan peduli terhadap lingkungan," ujar Kharisman kepada jurnalis SIB News Network (SNN), Rabu (4/2/2026).
Baca Juga: Tingginya Inflasi di Kota Gunungsitoli Dipengaruhi Gangguan Distribusi Pasokan Barang dan Jasa Menurutnya, gerakan kebersihan tidak hanya diterapkan di lingkungan sekolah, tetapi juga harus menjadi kebiasaan para siswa di rumah masing-masing. Para siswa diharapkan terbiasa mengumpulkan sampah dan membuangnya ke tempat yang telah disediakan.
Kharisman menilai pembiasaan hidup bersih sejak dini sangat penting karena siswa merupakan generasi penerus bangsa. Dengan kebiasaan tersebut, budaya hidup bersih diharapkan dapat tertanam kuat dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.