Tapteng(harianSIB.com)
Kerusakan sumber air di wilayah Tapanuli Tengah pascabencana banjir dan longsor mengakibatkan masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih untuk dipakai sehari-hari.
Relawan dari berbagai yayasan beramai-ramai memberikan bantuan salah satunya Yayasan Edro Cahaya Kasih, ambil bagian dalam proses pemulihan pemenuhan air bersih di Sipange, Kecamatan Tukka lokasi terdampak parah
Edro donasikan dana sebesar Rp262 juta untuk pembangunan jaringan distribusi air dengan pengadaan pipa sepanjang 2000 meter dan 4 unit bak air mencakup pemenuhan air untuk warga Desa Aek Garut dan Desa Sitio-tio Hlir, di Kecamatan Pandan.
Kehadiran bantuan Yayasan Edro, di Tapteng, difasilitasi oleh Sihar Sihite, yang merupakan advokat putra daerah asal Sipange.
Baca Juga: Bupati Tapteng Pastikan Huntara Layak Dihuni Warga Sekdakab Tapteng Binsar TH Sitanggang, mewakil pemerintah daerah, mengapresiasi kontribusi
Yayasan Edro Cahaya Kasih membantu
Pemkab Tapteng dalam mengatasi persoalan pemenuhan air bersih pascabanjir dan longsor.
"Bantuan pembangunan bak air dan pipanisasi ini, sangat berarti bagi kami khususnya warga Kecamatan Tukka dan Kecamatan Pandan karena air adalah kebutuhan makhluk hidup," ucap Binsar di Sipange, Sabtu (7/2/2026).