Tapteng(harianSIB.com)
Keganasan banjir bandang dan longsor menjadi alasan pembangunan jembatan gantung di wilayah terdampak amukan dari bencana ekologis di Tapanuli Tengah.
Rampungnya jembatan gantung atau Rambin, di Desa Muara Sibuntuon, Kecamatan Sibabangun, membuka keterisoliran Desa Sibio-bio dan Desa Simanosor menuju daerah Kabupaten Tapanuli Selatan.
Jembatan ini dibangun yang dibangun oleh para relawan dari kelompok Tapteng Bangkit, Karang Taruna, Arei Peduli, 4x4 Perwira AAU'98, IOF dan Yayasan Semangat Jiwa Indonesia (SEJIWA).
Di tengah keterpurukan mental para penyitas, kolaborasi kelompok relawan tersebut hadir menyemangati dengan hati meski turut menjadi korban kebrutalan bencana.
Baca Juga: Ikatan Keluarga Batak Jayawijaya Salurkan Bantuan ke Jemaat Gereja di Sibolga dan Tapteng "Pengerjaan pembangunan jembatan rambin ini, dimulai tanggal 14 hingga 22 Desember 2025," ungka Putra Riady selaku koordinator kelompok relawan muda, di Pandan, Senin (9/2/2026)
Jembatan Gantung Muara Sibuntuon, sepanjang 50 meter, merupakan salah satu bukti fisik dari sekian banyak pergabdian kelompok relawan sebagai upaya proses pemulihan.
Editor
: Wilfred Manullang